Upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat mendorong gerakan Literasi di Kabupaten dan Kota se Kalbar berbuah manis. Provinsi Kalbar berhasil mendapatkan juara pada empat kategori lomba yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI. Diantaranya menjadi juara satu lomba Perpustakaan Desa Tingkat Nasional, yang pengumumannya digelar secara daring di Jakarta, pada Selasa (20/10/2020).

“Setelah lolos mewakili Provinsi Kalbar sebagai perpustakaan desa terbaik dan maju ke Lomba Perpustakaan Umum Terbaik Desa/Kelurahan Tahun 2020 Tingkat Nasional, Perpustakaan Ulul Albab, Desa Mantibar, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas berhasil meraih juara pertama perpustakaan desa/kelurahan pada Cluster C. Untuk prestasi itu Perpustakaan Ulul Albab mendapatkan hadiah piagam dan uang pembinaan Rp25 juta.” terang Yuline Marhaeini, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat, Senin (26/10).

Kedua yakni juara favorit pada lomba bercerita bagi siswa Sekolah Dasar (SD) di tingkat nasional. Yakni Nazwar Putri Alifia Dewi, siswa SD 17 (tujuhbelas) Kota Singkawang. Siswa tersebut berhasil mendapatkan hadiah piagam dan uang pembinaan.
Kemudian lomba ketiga, masuk ke dalam 15 besar lomba perpustakaan sekolah tingkat SMA. Yakni SMA Negeri 1 (satu) Pontianak berhasil mendapatkan piagam dan uang pembinaan sebesar Rp10 juta rupiah.

“Untuk lomba kempat yakni mendapatkan juara terinspiratif lomba pustakawan berprestasi atas nama Dwi Cahyono Prasetyo, dari Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Pontianak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Yuline menyebutkan, pelaksanaan Lomba yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena tahun 2020 ini dilaksanakan sesuai dengan kondisi pandemi Covid-19 dengan memperhatikan protokol kesehatan. Sehingga pelaksanaan visitasi lapangan dan penilaian akhir serta pengumuman hasil lomba, dilaksanakan secara daring.

Dengan diraihnya sejumlah penghargaan tersebut Yuline Marhaeni mewakili pemerintah Provinsi Kalbar, mengucapkan terimakasih atas pembinaan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sambas, Kota Singkawang, Kota Pontianak dan Universitas Muhammadiyah Pontianak yang telah mendampingi dan membina sehingga bisa mendapatkan penghargaan ini.

“Prestasi yang diraih tersebut menjadi sesuatu hal yang baik bagi Provinsi Kalbar. Oleh karena itu saya atas nama pribadi dan pemerintah provinsi menyampaikan banyak terima kasih kepada sejumlah pihak yang terlibat dalam melakukan literasi, pembinaan dan pendampingan selama ini. Semoga hal ini menjadi pemicu dan akan kita ditindaklanjuti untuk melakukan peningkatan prestasi lain. Diharapkan masyarakat lainnya bisa meniru prestasi yang telah di raih tersebut.” pungkas mantan Kepala Dinas Sosial ini. (JoE)