Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan  mengapresiasi Pameran Arsip yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat dalam upaya membangkitakan semangat kebangsaan para generasi muda untuk mengenang kembali bahwa Indonesia khususnya di Kalimantan Barat memiliki rentetan peristiwa bersejarah yang dilakukan oleh para pejuang dalam memperebutkan kemerdekaan yang dituangkan dalam bentuk arsip.

Oleh karena itu, wagub berharap, melalui Pameran Arsip ini, generasi penerus bisa mengetahui dan memperluas wawasan kebangsaannya, dimana menurut wagub memang perlu ditingkatkan kembali, sejalan dengan perkembangan zaman dan teknologi yang memudarkan pengetahuan generasi muda terhadap sejarah di Indonesia khususnya di Kalimantan Barat.

“Karena selama ini yang banyak dimainkan itu hape, yang dicari gambar artis, pahlawan sedikit sekali, tiktok apalagi gak ada. Tapi dengan pameran arsip ini kita jadi tahu sejarah perjuangan bangsa kita,” ujarnya, Senin (15/08/2022).

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat Sugeng Haryadi mengemukakan, Pameran Arsip resmi dibuka pada 15 hingga 18 Agustus 2022 mulai Pukul 08.00 sd 14.00 WIB. Pameran arsip ini menampilkan bukti sejarah, berupa foto sebanyak 443, arsip tekstual 34, banner kerajaan 60.

“Dimana, seluruh arsip itu memuat materi In memoriam mandor, Pejuang Kalbar, Sejarah kerajaan kerajaan di Kalbar, Bupati walikota dr masa kemasa, Gubernur, wakil Gubernur, Sekda dari masa kemasa serta materi umum tentang perkembangan pembangunan di Kalbar,” jelasnya.

Lebih lanjut Sugeng mengharapkan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terutama para operator agar menginput data berupa Struktur Organisasi beserta nama pejabat dan stafnya ke dalam aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Teritegrasi (Srikandi) yang saat ini masih dalam tahap ujicoba.

Ditempat yang sama Sejarawan Kalbar Syafaruddin Usman menyebutkan, dirinya turut mengapresiasi pameran yang digelar dan tentunya kegiatan seperti ini hendaknya dilaksanakan secara rutin dan berkala setiap tahun di momen bersejarah 17 Agustus atau Hari Pahlawan.

“Kita coba programkan pameran arsip apakah itu statis atau documenter, berupa arsip utuh dan sebagainya. Mengapa?, Ini untuk mengajak generasi muda untuk ikut serta melestarikan jiwa semangat dan nilai juang dan perjuangan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini