Jakarta-RK. Direktur jendral PAUD dan pendidikan masyrakat kemendikbud harris iskandar mengatakan,literasi tidak hanya cukup membaca,menulis,dan berhitung (calistung).

Enam literasi dasar harus dikuasai semua orang dewasa didunia.Saat ini literasi masih diukur dengan melihat angka buta aksara.

“Untuk literasi digital,leding sectornya kementerian komunikasi dan informatika.Untuk literasi keuangan,leading sectornya otoritas jasa keuangan ,Bank Indonesia,dan Kementerian keuangan,”terang haris dalam peringatan hari aksara Indonesia (HAI),belum lama ini.

Dia menambahkan pendidikan non formal juga memiliki peran untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperoleh pengalaman kerja praktik,seperti pada program pendidikan kesetaraan paket C.Ijazah paket C yang setara SMA ,dilindungi oleh negara lalu berlku di perguruan tinggi,didunia usaha dan laku juga secara kompetensi,” jelas harris.

Sementara itu wakil ketua komisi X DPR RI,hetifah sjaifudin mengemukakan,legeslatif memberikan dukungan kepada dunia pendidikan nonformal dan informal dalam dalam bentuk anggaran atau kebijakan khusus yang nantinya berdampak kepada para alumni khusus.

Anggaran sudah jauh meningkat,jika kita bandingkan 5 tahun terakhir.tahun ini ada Rp, 8,3 triliun untuk pusat dan daerah,ucapnya.

Pendidikan keluarga lanjut Hetifah,tidak kalah penting,menurutnya pendidikan justru dimlai dari keluarga untuk membentuk karakter anak.Serta mendorong toleransi pada anak,” tutup hetifah.

Sumber :  Rakyat Kalbar