KUBU RAYA,tribun. Memasuki hari terakhir kegiatan lomba parade cinta tanah air kalbar 2019,peserta yang tampil adalah kategori perguruan tinggi kalbar yang bersaing mengenalkan inovasi kreabilitas produk lokal.Kegiatan yang digelar sejak rabu (24/7)ini telah diikuti siswa dan siswi SMA di Graha Teddy Kustari lanud Supadio Kabupaten kubu Raya.

Mengajak anak muda untuk mewujud semangat generasi muda yang cinta tanah air dan bela negara sebagai penggerak industri kreatif.

Banyak hal yang bisa ditemui dari berbagai stand mahasiswa kreatif perwakilan masing-masing universitas di Kalbar.

Seperti stand mhasiswa di universitas muhamamadiyah pontianak,mereka mengangkat kearifan lokal yakni dengan memanfaatkan kulit kedebong pisang yang sudah dikeringkan,daun lengkeng dan kulit kayu kapuak diolah menjadi aksesoris kerajinan tangan,seperti gelang,bros bunga,jam tangan,pulpen dan sebagainya.

“Kami disini menciptakan inovasi karya.diman kami disini menggunakan bahan – bahan tradisional lokal dan kami modifikasikan dari bahan-bahan modern(terkini)yang telah diolah di pabrik.”

Disini kami juga menciptakan inovasi yang cocok dengan anak-anak zaman sekarang tetap modis namun tidak meninggalkan unsur budaya nya sehingga ini tetap bisa menjadi nilai jual untuk ekonomi kreatif,terangnya.

Sumber : Tribun Pontianak