GELIAT literasi di Kalbar terus tumbuh dan berkembang. dunia literasi tak hanya sebatas membaca saja,tetapi juga mulai tumbuh tulisan-tulisan kreatif muda kalbar mulai dari mahasiswa,guru,pencinta literasi aktif mengampanyekan semangat membaca dan menulis hingga kepelosok desa.

Gubernur kalbar sutarmidji mengatakan bahwa membaca menjadi hal yang penting untuk mencetak sumber daya manusia (sdm) yang baik.

Sebagai kepala daerah yang bertanggungjawab pada banyak hal,sutarmdji pun membiasakan diri untuk membaca,menurutnya membaca bagian penting untuk memahami persoalan,”sehingga saya diajak berbicara apapun saya pastikan saya nyambung,apapun,bicara teknik,oke,bicara ekonomi,ayo,bicara politik ayo,ketika saya bicara apapun,sebelumnya saya lengkapi dulu dengan literatur,”ungkapnya.

Dengan usia terbilang muda,mengapa amerika menjadi hagemoni dunia? Jawaban dia cuma satu,karena mereka rajin membaca.Lebih lanjut dia menjelaskan tidak ada satupun pemerintahan didunia yang gagal membangun negaranya disebabkan keterbatasan sumber daya alam,umumnya diungkapkan bahwa negara gagal karena SDM terbatas.

Diapun mengutip pidato bapenas baru-baru ini,sebagai cara bagaimana mencermati kondisi indonesia saat ini,Dari pidato tersebut,kata dia 99 persen angka partisipasi sekolah dasar sudah dilalui,namun 70 persen yang tamat.artinya kata dia ada 30 persen anak-anak yang tidak mendapatkan ijazah SD.Dan 70 persen yang masuk SMP.Jadi sudah 60 persen masyrakat yang tercecer tidak punya ijazah SD,SMP,SMA.

Yang 40 persen menembus perguruan tinggi tapi hanya 10 persen nya yang selesai.artinya ada 99 persen masyrakat kita yang menjadi masyrakat umum.

“Dengan modal ijzah SD,SMP,SMA, kondisi menempatkan indonesia SDM terendah dunia yang bisa disorot industri.Makanya kita hanya menjadi penonton,investor yang ada dinegara kita,”pungkasnya.

Sumber : pontianak post

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini