Sekretaris Daerah Provisi Kalimantan Barat melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ibu Dra. Linda Purnama, M.Si. didampingi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat telah membuka secara resmi Bimbingan E-Arsip Terintegrasi pada tanggal 12 September 2022 bertempat di Hotel Gajah Mada Pontianak.

      Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari yaitu pada tanggal 12 dan 13 September 2022 ini diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia yang diketuai oleh Koordinator Pembinaan Kearsipan Wilayah I Ibu Sri Wulandari yang meliputi wilayah Kalimantan dan Bali.

      Bimbingan Teknis E-Arsip Terintegrasi yang terselenggara secara daring/tatap muka ini melibatkan 14 Lembaga Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Barat serta perwakilan dari Pemprov Kalbar yang terdiri dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov. Kalbar, Dinas Kominfo Prov. Kalbar, Sekretariat Daerah Prov. Kalbar, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Prov. Kalbar, Badan Kepegawaian Daerah Prov. Kalbar serta Dinas Pariwisata dan Olahraga Prov. Kalbar.

Peserta Mengikuti Bimtek E-Arsip Terintegrasi
Peserta Mengikuti Bimtek E-Arsip Terintegrasi

    Dalam sambutan pembukaan acara disampaikan bahwa sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Arapatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 679 Tahun 2020 Tentang Aplikasi Umum Bidang Kearsipan Dinamis bahwasanya  Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Teintegrasi  atau SRIKANDI  ditetapkan sebagai Aplikasi Umum Bidang Kearsipan Dinamis.  Aplikasi SRIKANDI pada dasarnya merupakan integrasi antara pengelolaan arsip dinamis secara instansional berbasis digital secara nasional pada kementerian lembaga dan pemerintah daerah.

      Penggunaan aplikasi SRIKANDI sebagai aplikasi umum instansi pemerintah dinilai sebagai bentuk peningkatan kualitas dalam bidang kearsipan, sehingga nantinya akan menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa akan lebih optimal dalam melindungi kepentingan hak keperdataan rakyat, yang bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

      Dengan dilaksanakan kegiatan bimbingan teknis  ini diharapkan pemahaman terhadap aplikasi e-Arsip terintegrasi ini menjadi lebih meningkat dan ke depan pencipta arsip mampu mengimplementasikan aplikasi ini dalam memberikan pelayanan publik dengan penyediaan arsip sebagai data dan informasi yang mudah, cepat, terjamin keamanannya serta akurat.

Tinggalkan Balasan

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini